BREAK WHATEVER YOU WANT


Day 1

^^At SHINee’s dorm^^

Brak! Taemin yang baru masuk dorm bersama Key dan Minho membanting pintu lalu masuk ke kamarnya.

“Kami pulang,” Key dan Minho langsung menuju dapur, mencari air minum. Mereka berlalu begitu saja tanpa memedulikan Onew dan Jjong yang sedang menonton TV.

Prak! Terdengar Taemin membanting sesuatu di dalam kamar. Onew dan Jjong kaget. Mereka saling berpandangan.

“Apa dia sedang PMS?” tanya Jjong.

Onew hanya melirik dengan tatapan mautnya. Kemudian menyeret Jjong ke dapur. “Hei! Shin Se Kyung-ku baru muncul.”

“Nanti malam kau kan bisa bertemu dengannya.” Akhirnya Jjong menurut dengan muka cemberut.

Di dapur, Key dan Minho terlihat sangat kehausan. Tergeletak dua botol besar kosong di meja.

“Woah, apa kalian habis mendorong mobil? Aww!” Key langsung melempar botol kosong ke arah Jjong.

“Ada apa dengan Taeminie?” tanya Onew.

Look like he is unhappy…. Yeah….” Jjong duduk sambil bernyanyi dan mengusap-usap kepalanya. Minho tak menjawab. Ia meneguk minumannya dengan wajah cemas. Key malah menyalakan kompor.

“Kalian mau makan apa?” tanya Key.

“Ayam!” (siapa lagi kalau bukan Onew yang bicara)

“Terserah kau saja, yang penting bergizi. Ototku mulai kendur,” Jjong berkata sambil memegang otot-otot lengannya.

“Seperti orang tua saja,” Onew menyela.

“Orang tua? Ha… ha…. Mau kuambilkan cermin, hyung?” Jjong tertawa meledek.

“Ck.”

“Kau Minho?” Key beralih pada Minho.

“Mmm…,” Minho berpikir.

“Baiklah. Aku sedang ingin makan sayur asam. Jadi, itu saja ya!” Key tak sabar.

Mwo? Untuk apa kau bertanya? Aku bahkan belum berkata apa-apa!” keluh Minho.

“Kau boleh tidak makan kalau tidak suka,” Key mulai mencuci sayuran dan kacang.

“Kau ini,” Minho menggeleng-gelengkan kepala.

“Sudahlah. Ada apa dengan Taemin? Kenapa tiba-tiba ia senang membanting sesuatu?” tanya Onew.

“Oh, itu. Kau saja yang jelaskan Minho-ah.”

“Aku?”

“Ya! Kan kau yang mengajak kami main di dramamu.”

Hmm.” Minho menarik napas. Onew dan Jjong memerhatikan Minho, menunggu jawaban.

“Begini, Taemin marah karena ia didandani seperti kakek-kakek berumur 70-an. Itu membuatnya malas syuting.”

“Apa? Hahaha. Onew hyung, kurasa peran itu lebih cocok untukmu.” Onew kembali menatap Jjong dengan tatapan mautnya. Jjong langsung diam. “Sorry….

“Karena permintaan PD hyung, kami harus membujuk Taemin syuting sampai suara kami serak. Untungnya dia mau,” Key menggerutu.

“Ya… ya…. Aku tahu seperti apa rasanya tiba-tiba menjadi tua,” Onew bersimpati.

“Sabar ya, Onew hyung. Don’t cry… don’t be shy…,” Jjong menepuk-nepuk pundak Onew sambil bernyanyi di telinga Onew.

Yah! Your whisper is the LUCIFER!” Onew mendorong Jjong sampai jatuh.

Cuss… cusssss…. Suara ayam digoreng.

“Ayam goreng! Mmm…,” mendadak Onew mengambil piring sambil bergaya Upin-Ipin.

Yeobo, ayam gorengnya khusus untukmu.” (berlagak suami-istri)

Key menaruh ayam goreng di piring Onew. Tapi, tiba-tiba Taemin datang dan menyambar piring Onew. Ia mengambil nasi dan kembali ke kamar.

Yah! Ayam gorengku…,” Onew meratap sambil memandang Key, minta dibuatkan lagi. Key menggeleng.

“Itu yang terakhir. Kemarin sudah digoreng semua,” Key berlalu dan merapikan meja makan. Minho membantunya. Jjong menyusul Taemin ke kamar. Onew berdiri memandangi penggorengan.

“Taemin-ah, bukakan pintunya! Aku mau menelepon Se Kyung. HP-ku di dalam.” Jjong mengetuk-ngetuk pintu kamar, tapi Taemin tidak membukakannya.

“Taem, aku bisa batal kencan malam ini kalau kau tidak membuka pintunya.” Akhirnya Taemin membuka pintu. Di dalam kamar ada sapu dan sebungkus kantong plastik.

“Apa itu?” Jjong menunjuk kantong plastik yang dipegang Taemin.

“Sampah. Akan kubuang setelah makan. Hyung! Jangan dibuka!” Jjong mengambil bungkusan itu dan membukanya.

“Haha. Gotcha!” Ia menatap Taemin dengan senyuman liciknya. Taemin ketakutan.

***

Day 2

^^At SHINee’s dorm^^

Brak! Pintu dorm dibanting. Brak! Pintu kamar dibanting. Kali ini oleh Key. Ia pulang sendirian, tidak bersama Taemin dan Minho. Brak! Ia membuka pintu kamar lalu duduk di samping Jjong. Wajahnya merah padam. Brak! Onew jatuh terpeleset. Haha.

Onew dan Jjong sejak tadi hanya diam, tak berani berkomentar. Tiba-tiba saja Key menangis sambil memeluk bantal. Onew dan Jjong panik. Mereka bingung dan berusaha menenangkan Key.

Setelah Key tenang, Onew mulai menginterogasinya.

“Ada apa, Key? Kenapa PMS-nya (baca: Penyakit Membanting Sesuatu) Taemin menular padamu?”

Yah! Jangan sebut-sebut namanya!” Key mendorong Onew. Jjong terbelalak.

“Kami tidak bisa menolongmu kalau kau hanya membanting pintu dan menangis,” akhirnya Jjong berani bicara.

“Si Bocil ingusan itu, berani-beraninya dia merebut peranku!”

Mwo? Bocil ingusan? Hahaha. Maksudmu…,” Onew menutup mulutnya.  Baru ingat kalau nama Taemin tak boleh disebut.

“Memang peran apa yang direbutnya?” Jjong bertanya.

“Dokter. Hiks. Hiks.”

“Bagaimana ia bisa merebut peranmu?” Onew menimpali.

“Aku melihatnya melakukan aegyo sambil meminta peran dokter itu pada PD hyung.”

“Lalu PD hyung memberikannya?” Onew penasaran.

“Tentu saja. Tidak ada yang bisa menolak kalau si Bocil sudah mengeluarkan jurus aegyo-nya. I really hate this! Tadinya PD hyung mau memberiku peran lain, tapi aku menolak dan pulang. Huhuhu….”

“Kami pulang.”

“Ah, kalian sudah pulang, Taeminie, Minho-ah,” sapa Jjong.

“Key, kenapa kau pulang duluan? Kami jadi repot, kau tahu?” Minho langsung menyerbu.

“Key hyung, kau menangis ya? Kenapa?” Taemin bertanya dengan polosnya.

“Gara-gara kau!” Key membentak.

Mwo? Aku? Memangnya apa yang sudah kulakukan?”

Cih! Jangan berlagak polos di depanku! Aku tahu kau meminta peranku pada PD hyung.”

“Oh, itu….”

^^FLASH BACK (Taemin Version)^^

Saat break syuting.

“Ayolah PD hyung, aku tidak mau jadi kakek-kakek. Lebih baik peranku dan Key hyung ditukar.”

“Maksudmu, Key jadi dokter dan kau jadi wanita?”

“Ya. Tapi, peranku sebagai kakek-kakek itu dibuang saja ya? Atau berikan saja pada yang lain.”

“Hm, baiklah. Aku akan menukarnya jika Key bersedia.”

Yeah! Tenang saja. Dia pasti mau,” Taemin melompat kegirangan.

^^FLASH BACK (Taemin Version) END^^

 

“Apa? Tapi, yang kudengar bukan seperti itu.” Key mengingat-ingat.

^^FLASH BACK (Key Version)^^

Saat break syuting.

“Ayolah PD hyung, aku tidak mau jadi kakek-kakek. Lebih baik peranku dan Key hyung ditukar.”

“…Key jadi dokter….”

“….” (tidak terdengar)

“Hm, baiklah. Aku akan menukarnya jika Key bersedia.”

“Yeah! Tenang saja. Dia pasti mau.”

^^FLASH BACK (Key Version) END^^

“Lalu PD hyung mendatangiku dan bilang ingin memberiku peran lain. Tapi, karena kesal, aku tak mau dengar dan langsung pulang. Jadi, tadinya peranku adalah wanita? Dan kau ingin tukar denganku? Jadi, kau ingin aku jadi dokter? Aaa Taemin-ah, thank you!” Key senang dan memeluk Taemin.

“Maaf ya, Taemin-ah, aku sudah salah paham padamu,” Key tersenyum lebar.

Ng…. Hyung, mm…. Maaf,” Taemin menunduk.

“Kenapa minta maaf? Aku senang sekali terhindar dari peran wanita dan mendapat peran dokter,” Key menepuk-nepuk pundak Taemin.

Ng…. Begini, hyung, karena kau tiba-tiba pulang, peran kita tidak jadi ditukar.”

Mwo? Jadi, aku harus berperan sebagai wanita?” Key mendadak pucat.

“Tenang saja, kau tidak akan menjadi wanita,” Minho menenangkan.

“Lalu?” Jjong dan Onew penasaran.

“Karena syuting harus diselesaikan hari ini, tidak hanya peranmu sebagai wanita, tapi sebagian honormu juga diberikan pada Taemin.”

MWOOO? HUAAAAA!” Key berteriak histeris.

***

Day 3

^^At SHINee’s dorm^^

Brak! “Aku pulang.”

Yah! Minho-yah! Apa-apaan kau ini? Pintunya hancur,” Key mengomel.

“Kau dan Taemin juga membantingnya kemarin.”

“Aku dan Taemin hanya membanting pintu. Bukan menghancurkannya. Lihat! Sekarang aku harus memanggil tukang pintu,” Key mengambil HP dengan kesal.

Brak! “Ayamku MANAAAAA?” Onew tiba-tiba keluar dari kamar.

“Bagus! Sekarang ada dua pintu yang rusak,” Key naik pitam.

Hiks. Ayamku… hilang.”

“Cari dulu yang benar, ayo!” Key mengajak Onew mencarinya.

“Minho-ah, kenapa kau merusak pintunya?” Jjong membawakan Minho segelas air.

“Aku kesal, hyung. Rating dramaku naik drastis saat Taemin dan Key muncul. PD hyung bahkan bilang mungkin seharusnya Taemin dan Key menjadi pemeran utama.”

“Itu hanya bercanda kan? Take it easy, boy!

“Aku tahu itu hanya bercanda, tapi itu menyakitkan. Aku merasa aktingku masih buruk. Hiks.”

“Siapa bilang aktingmu buruk? Kau Flaming Charisma.”

“Tapi, tetap saja aku harus memperbaiki aktingku. Sudah kuputuskan. Aku akan lebih baik lagi di episode berikutnya. Akan kubuat rating yang lebih tinggi daripada episode ini.” Sifat tak mau kalahnya muncul.

“Oh. Fighting!”

Thanks, Jonghyun hyung.” Mata Minho membara.

Tiba-tiba Key datang. “Ayam! Ayam! Apa dia tidak bisa hidup tanpa ayam?”

“Memangnya belum ketemu?” tanya Jjong. Key menggelengkan kepala.

“Sudah dicari ke semua tempat, tetap tak ada. Ia terus saja mencari seperti kehilangan kekasih. Aku harus membeli pintu baru. Jadi, kubiarkan ia mencari sendiri.”

***

Another Day

“Ayamku…,” Onew terus mencari ayamnya di mana-mana. Di lemari, kolong meja, kolong tempat tidur, dan lain-lain. Sudah berhari-hari ia mencari sampai frustasi. Bahkan ia rela tak ke Paris bersama yang lain demi mencari celengan ayamnya.

^^After comeback from Paris^^

Beberapa hari setelah pulang dari Paris, Taemin dan Jjong menonton teater bersama.

Hyung, kau harus tutup mulut!”

“Tenang saja, Taem, aku bisa menepati janji. Setelah ini kita makan di mana?”

Mwo? Kau masih lapar, hyung? Tadi kan aku sudah menraktirmu sushi sebelum ke sini.”

“Baiklah. Kalau begitu aku tak yakin bisa menutup mulut. Kau tak mau Onew hyung tahu, kan?”

Sshh. Ya, ya, aku akan menraktirmu makan lagi. Aku bisa bangkrut kalau kau begini terus, hyung,” Taemin memeriksa dompetnya dengan muka sedih.

Aigoo…. Seandainya kau membersihkan kamar, kecoa itu tidak akan lewat di depanmu.”

“Waktu itu hanya ada celengan Onew hyung di dekatku. Aku sangat lelah. Jadi, aku tak tahu apa yang kubanting. Kau kan tahu aku benci serangga, apalagi kecoa.”

“Lalu, kau ke manakan uang Onew hyung?”

“Uang apa?”

“Uang yang ada di dalam celengannya.”

“Tidak ada uang sepeser pun di dalamnya.”

WHAT? Lalu kenapa Onew hyung mencarinya sampai frustasi dan tidak ikut ke Paris?”

“Mungkin karena ini,” Taemin mengeluarkan selembar foto.

***

Author: NA23

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s