Tasty Love [130310 Nicole Twitter Update]

Title: Tasty Love (Song by KARA)
Author: DSNEE9212
Genre: Romance
Rating: General
Length: Ficlet
Pairing: Key/Nicole

Semua perlengkapan sudah siap di meja besar ruang makan. Nicole bertelak pinggang sambil kembali meneliti satu persatu yang di pesankan Key, membeli bahan-bahan apa saja untuk membuat ice cream special resep langsung dari Key untuknya.

“Jangan lupa, cookies chocochips kesukaanmu. Kau selalu melupakan itu padahal nama anjingmu sudah mirip sekali dengan cemilan itu. Kau bahkan hampir lupa dengan suasana perkenalan kita saat kau sedang memakan itu dihadapanku kah? Hhh…”

Nicole mengingat pesan Key yang itu dengan keras, karena saat terakhir kali berpesan semalam seperti itu, dia sudah 3 kali menyebutkan bahan-bahan lengkap untuk membuat ice cream special tapi selalu melupakan itu di saat Key menanyakannya. Mungkin efek kelelahan Nicole dengan berbagai latihan pilates nya. Dia memang sudah lama tidak nyemil cookies satu itu.

***

“Cole~…. Ice cream racikan resep dari Key sudah jadi kelihatannya…..”, Umma Nicole memanggil Nicole yang sedang tidur santai di ruang tengah setelah sebelumnya ia tertidur di meja makan dengan berbagai perlengkapan tempur untuk membuat ice cream itu selama hampir 2 jam.

“Eng……. Nanti aku lihat…..”, Nicole masih malas beranjak dari tidur-tidurannya itu sambil terus serius mengetik sesuatu di ponsel yang sedari tadi sudah menjadi pusat perhatiannya untuk disentuh-sentuh.

KTALK


Aish, kau tertidur di dapur? Rapihkan dapur, jangan buat Umma repot

Sudah…. Keke… Kau mau mencobanya tidak? Nanti akan aku bawakan! ^^

Mau, tapi aku masih ada jadwal di luar sampai malam. Besok ku sempatkan mampir…

Ah~ andwae! Lebih baik aku habiskan dulu untuk porsi pembuatan hari ini ^^
Siapa tau kurang baik rasanya, daripada nanti kau sakit perut dan tidak hadir di acara fan-signing mu :-p

No!!!!! Rakus! Percuma latihan pilatesmu kalau kau habiskan langsung ice cream resep dariku!
Aku akan sempatkan mampir ke tempatmu malam ini!
Bye ❤ rasanya pasti enak 🙂

Nicole tersenyum, beranjak dari tidurnya dan beralih kembali ke dapur untuk menemukan bentuk jadi ice cream special yang dia buat menurut resep andalan Key. Membuka sisi atas kanan kulkas 4 pintu dan membuka kotak freezer adalah rencana apik Nicole selanjutnya. Nicole menahan kepalanya dulu di dalam kulkas sambil memejamkan mata dan berharap bentuk ice cream special buatannya itu tidak aneh dan setidaknya menarik minat saat di makan. Masalah rasa nomor 2 untuk Nicole. Untuk yang barusan, jujur, Nicole mau menolaknya, hanya karena kadar ke-naif-annya dia menaruh posisi itu turun ke nomor 2 untuk sementara waktu.

“Kalau kau mempunyai tampilan yang menarik, berarti Key sangat menyayangiku. Kalau kau mempunyai rasa yang lebih menarik dari tampilanmu…. Berarti Key sudah benar-benar terlahir untuk mencintaiku. Amin. Keke yang terakhir itu berlebihan~ yappappa yappa yappa~”, Nicole membuka pintu freezer perlahan dan telah menemukan ice cream yang sudah siap makan itu. Warnanya cantik, pink…. Itu karena efek strawberry yang ia masukkan, padahal Key menyuruhnya memasukkan coklat dan cheese cake saja, tapi Nicole sedikit ingin bereksperimen dengan resep andalan Key.

“Aww…. Terlihat menarik….. kekeke”, Nicole langsung memfoto ice cream strawberry cheese cake special yang dinamakannya dengan resep dari Key dan beberapa eksperimen sedikit ditambahkan oleh nya.

KTALK

Cantik kan? Hihi aku membuat taruhan untuk rasanya!

Huaaaa rasanya aku ingin memelukmu…… Aku sukses membuatnya menjadi beku!

***

Key berjalan cepat menuju apartmen Nicole, setelah sebelumnya ia meminta ijin untuk turun di persimpangan jalan dengan alasan ingin membeli kopi dengan manajer hyung nya.

“Bip! Bip! Bip!”

Nicole yang sedang berpangku tangan sambil memakan cemilan ringan langsung menujukan matanya pada dinding yang menampilkan wajah Key di layar kecil itu. Nicole beranjak dari duduknya dan dengan segera membuka pintu besar apartmennya.

“Hhhhhh~ dinginnnnn~”, Key menggidikkan badannya yang hanya berjaket denim saja.

“Jaket hangatmu kenapa tidak dipakai sih?!”, tanya Nicole sedikit cemas dan langsung mengambil jaket tebal miliknya yang besar dan disegerakannya memakaikan ke tubuh Key.

“Aku buatkan kopi saja ya~”, tawar Nicole.

“Kopi dan ice cream strawberry cheese cake special mu itu. Kau membuat taruhan apa untuk rasa itu?”

“Kalau ice cream itu mempunyai tampilan yang menarik, berarti kau sangat menyayangiku. Kalau ice cream itu mempunyai rasa yang lebih menarik dari tampilannya, berarti kau terlahir untuk mencintaiku… puahahahaha aku geli mendengarnya…”, Nicole cengengesan dari dapur sambil memanaskan air untuk membuat kopi.

“Hahahaha kau ada ada saja. Kau belum mencuri start untuk merasakannya kan?!”, selidik Key curiga.

“Belum! Aku kan menunggu memakannya denganmu!”

“Bagus! Akan aku siapkan ice cream nya.” Key langsung membantu Nicole di dapur, Nicole memegang kendali atas buatan kopi untuk Key, Key menyiapkan 2 sendok dan 1 cup ukuran sedang yang berisi ice cream butan Nicole itu.

“Mari kita coba…..” Key terlihat tidak sabar untuk menyicipinya. Nicole terdiam penuh dengan harapan baik akan rasa dan taruhan yang sudah di ucapkannya itu tadi. Key mengecap sendok pertama merasakan ice cream itu, mukanya tidak terlihat menunjukkan ekspresi baik maupun buruk. Nicole semakin cemas menunggu jawaban Key akan rasa ice cream buatannya itu.

“Gimana?” tanya Nicole dengan puppy eyes nya. Berharap bibir Key melantunkan kata-kata baik untuk penilaiannya.

Key masih terus terdiam, mengambil perlahan sendok keduanya dengan ukuran yang lebih banyak yang ia taruh di sendok berukuran sedang itu. Menatap mata Nicole, dan masih dengan wajah tak bisa di nilai Nicole. Nicole tidak bisa memprediksi apapun dari tatapan dan ekspresi Key yang terjadi setelah memasukkan ice cream buatannya ke dalam mulutnya.

“Kau tidak mau mencobanya?” tanya Key sambil menyodorkan sendok yang barusan di ambil Key dengan ukuran lebih banyak.

“Hmmmm….. Rasanya bagaimana? Aku terlalu takut merasakannya….”, Nicole menatap Key dengan tatapan *beri aku jawaban sekarang juga*.

“Kau lebih baik merasakannya, ini, lebih baik kau pikir-pikir dulu kalau ingin membuat taruhan. Ini mempertaruhkan hubungan kita.”

Key dingin, dia beranjak ke dapur dan meninggalkan sendok yang tadi sudah ia isi ice cream di piring kecil yang terletak dihadapan Nicole. Nicole terdiam, dia mulai mengumpulkan keberaniannya menerima segala bentuk kecerobohannya untuk bermain taruhan seperti ini.

Key yang ke dapur untuk mengambil kopi bautan Nicole, Nicole yang duduk membelakanginya dari ruang tengah tidak bisa melihat ekspresi Key yang mulai cengengesan melihat Nicole yang kaku di tempat duduknya sambil terus melihat sendok yang ia taruh di hadapannya tadi.

Nicole memejamkan matanya, takut-takut rasanya tak secantik tampilannya, mengambil sendok di piring hadapannya, dan mulai mengarahkan sendok ke mulutnya lalu ia membuka mata perlahan, sedikit demi sedikit untuk memastikan ujung sendok menghantarkan ice cream buatannya ke mulut mungilnya.

Saat masuk mulutnya, Nicole seakan mati rasa, mati rasa merasakan apa yang baru saja ada di mulutnya. Dingin. Itu yang pertama, Nicole kembali menelusuri indera pengecapnya dengan perlahan. Yang kedua, manis, enak!

“Enak! Kiiiiiiiiiiiii! Ini enak!” Nicole loncat dari duduk sila nya tadi. Membuang tatapan ke arah dapur dan mendapati Key sedang enak menikmati ice cream langsung dari tempatya dan melihat ke arah Nicole dengan senyuman bangga.

“Tidak salah aku berjalan dari simpang jalan menuju apartmenmu untuk merasakan ice cream yang super ajaib rasanya dimulutku ini. Kau sebenarnya tak perlu taruhan Cole~ aku memang terlahir untuk mencintaimu, riangmu, ice cream buatanmu….. semua tentangmu….”, Key tersenyum puas menatap Nicole yang sudah tak karuan senangnya merasakan ice cream buatannya dan itu sudah menjawab taruhan seumur hidupnya dengan Key terjamin. Seperti sebuah sugesti baik untuk hubungan mereka ke depannya.

Key beranjak dari bangku bar dapur dan menghampiri Nicole yang sudah berdiri lemas menerima kenyataan kalau ice cream buatannya itu merupakan taruhan cinta nya dengan Key.

“Aaaaaaaaaaa….. Key……”, Nicole memeluk Key dan menggigit pundak kanan Key pelan. Itu bentuk kesenangan Nicole. Membuat Key meringis geli di perlakukannya.

“Yah!!! Hahahaha!” Key mencium kening jenong Nicole dan melihat matanya dalam.

“Ingat, lain kali kalau ingin membuat taruhan kompromi dulu denganku, sebenarnya aku takut sekali tadi untuk merasakannya….. Tapi karena aku yakin dengan perasaan kita dan keyakinan kau membuatnya hingga bikin taruhan seperti tadi, itu sangat menyenangkan Cole! Hahahaha!”

“Menyenangkan!” Nicole kembali memeluk Key hangat. Menerima kenyataan kalau mereka baru saja merasakan cinta dengan penuh ke was-was an, tapi dengan satu keyakinan akan perasaan mereka yang baik, mereka bisa merasakan itu dengan cinta sesungguhnya. Tasty Love. Bukan main-main.

END

Advertisements

4 Comments

  1. Huwaaaah….aaaaaargh…. *larilarigirang*
    sumpaaah so sweeet bangett
    yaampuun taruhan cola…please deh key emang terlahir buat mencintai cola aja,
    cuma colaa…gak ada yg lain
    bener2 deh endingnya bikin melayang XD

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s